Setiap generasi, pada tiap
zamannya mempunyai misi besar yang
memiliki arti yang tinggi, karena mencapainya berarti membumikan kabar Ilahi, membuat nyata sesuatu
yang sebelumnya hanya diyakini ,menjadi terindera oleh mata dan bisa disaksikan
oleh dunia..
Misi besar, yang oleh
sebagian orang dianggap sebagai panggilan hati,diyakini sebagai alasan mengapa
ia dilahirkan di bumi. Yang mengarahkan perjuangan hidupnya, menyita sebagian
besar waktu dan tenaganya. Yang membawanya pada pencapaian pencapaian istimewa,
yang bahkan jauh melebihi ekspektasi
pribadinya..
Misi besar yang ketika tak
terwujud oleh tangannya, akan diwariskan kepada anak cucunya.. yang dikabarkan
dengan khidmat, dengan tiada berkurang kadarnya, tiada berubah redaksinya. Tetap sama sebagaimana disabdakan oleh penutur pertamanya..
Pada suatu ketika Rasulullah
SAW bersabda” Kalian pasti akan menaklukkan Konstantinopel. Sebaik-baik
pemimpin adalah pemimpinnya, dan
sekuat-kuat pasukan adalah pasukannya” (HR Ahmad)
Oleh kaum muslimin kabar
ini langsung menjadi misi untuk segera dieksekusi..Abu Ayyub al-Anshari menjadi pemimpin ekspedisi perdana, namun
gagal karena usia tua. Menyusul setelahnya sederet nama-nama besar seperti
Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Beyazid 1, namun semua seolah hanya menjadi saksi betapa
kokohnya tembok Kontantinople. Namun kaum
muslimin tak pernah surut nyali, perjuang tidak pernah berhenti hingga mereka bisa melihat dengan mata kepala
sendiri Konstantinopel takluk dibawa panji Ilahi.
Adalah Muhammad Al Fatih
Khalifah Utsmaniyah yang menjadi panglima, dihari pembebasan yang bersejarah,
29 April 1453, setelah menyeberangkan 70
kapal perang melalui pegunungan Galata. Al Fatih memasuki Konstantinopel
melalui sebuah gerbang yang berlubang. Melalui 54 hari perang, pergantian 3 dinasti kekhilafahan, dan 825 tahun penantian, sabda Rasulullah SAW akhirnya menjadi kenyataan !!! Konstantinopel takluk ditangan kaum muslimin.
Hari itu, salah satu dari mukjizat Rasul telah terbukti. Dan mereka telah mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi
janji dari hadits ini, yakni berupa
kemuliaan dan penghargaan.
Sebuah misi yang berawal dari sebuah kabar yang shahih, terpelihara
dari generasi ke generasi, mengilhami setiap langkah dan isi hati. Dan setelah
penaklukan itu.. dunia tidak pernah sama lagi!! Sebab kaum muslim menjadi semakin
digdaya dimuka bumi.. Allahu Akbar !!
Dan untuk saudaraku kaum
muslim abad 21, (masih) ada dua misi lagi…
-to be continue-